23
Agu
09

oase

Renungan Indah
W.S. Rendra

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini
hanyalah titipan

Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya : mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???

Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah

Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku
Aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil,lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan, seolah semua “derita” adalah hukum bagiku

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”, dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”…..
Semoga pada Ramadhan kali ini menjadi syahrul Tarbiyah dimana Allah akan melapangkan hati ini untuk dapat berbagi dengan sesama.

Perumpamaan (nafkah yang di keluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. Adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siap yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. 2:261)

Iklan
23
Jun
09

save our earth

earth1

Simak data-data memprihatinkan berikut ini! Sepersepuluh penduduk bumi atau 634 juta orang yang tinggal di dekat laut akan tenggelam ketika es di kutub bumi meleleh, kenaikan permukaan laut akan mencapai 8 – 29 cm pada tahun 2030, 2000 pulau kecil di Indonesia akan tenggelam, manusia akan kekurangan air tawar pada tahun 2050, terjadi migrasi besar-besaran pada tahun 2010 melebihi kasus migrasi di perang dunia kedua yakni sebanyak 50 juta orang akibat kerusakan lingkungan, laju kerusakan hutan di Indonesia sudah mencapai 2,72 juta hektar setahun, terdapat 289.000 titik api yang terdeteksi di Indonesia sejak tahun 2000. Lanjutkan membaca ‘save our earth’

13
Jun
09

Ilmu dan Harta

Setiap orang menginginkan penghormatan dari orang lain, oleh karena itulah banyak manusia berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Namun sesungguhnya harta itu berbeda dengan ilmu atau sebaliknya ilmu itu tidak sama dengan harta. Imam Ali Radhiyallahu �anhu berkata; “Ilmu itu adalah lebih baik daripada harta, sebab ilmu itu dapat menjaga dirimu yaitu dari perbuatan-perbuatan maksiat dan kemungkaran. Sedangkan harta kamu harus senantiasa menjaganya atau menyimpannya agar tidak hilang.” Ilmu itu akan senantiasa bertambah apabila diamalkan, sedangkan harta tentulah berkurang apabila dibelanjakan. Ilmu itu dapat menghakimi dan harta itulah yang diberi keputusan. Lanjutkan membaca ‘Ilmu dan Harta’

07
Jun
09

sudah siapkah memilih pasangan hidup….?

Terikatnya jalinan cinta dua orang insan dalam sebuah pernikahan adalah perkara yang sangat diperhatikan dalam syariat Islam yang mulia ini. Bahkan kita dianjurkan untuk serius dalam permasalahan ini dan dilarang menjadikan hal ini sebagai bahan candaan atau main-main.

 Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

ثلاث جدهن جد وهزلهن جد: النكاح والطلاق والرجعة

“Tiga hal yang seriusnya dianggap benar-benar serius dan bercandanya dianggap serius: nikah, cerai dan ruju.’” (Diriwayatkan oleh Al Arba’ah kecuali An Nasa’i. Dihasankan oleh Al Albani dalam Ash Shahihah) Lanjutkan membaca ‘sudah siapkah memilih pasangan hidup….?’

27
Mei
09

Munajatku kepadaMu ya Rabb..

Pada sujud terdalam sepertiga malam
Perempuan itu setia berkawan pada sunyi yang malam.
Tak ada kata, hanya Asma Nya menggema
Beriringan pada detak-detak waktu.
Pada gerimis doa dalam baris-baris tasbih
Jika ia baik bagiku Tuhan, berikanlah padaku.

Kabut masih saja menggelayut Lanjutkan membaca ‘Munajatku kepadaMu ya Rabb..’

24
Mei
09

Perubahan itu membutuhkan proses,sahabatku..

Dipanggil ke istana oleh presiden saja banyak orang senang, apalagi dipanggil ke istana Tuhan, dan yang memanggil langsung Tuhan, pasti lebih senang lagi. Presiden tidak memanggil orang untuk keistananya kecuali ada alasan tertentu, begitu juga untuk masuk ke istana Tuhan. Tentu harus ada alasan yang menyebabkan kita layak dipanggil untuk masuk kedalam surganya yang penuh kenikmatan. Lanjutkan membaca ‘Perubahan itu membutuhkan proses,sahabatku..’

18
Mei
09

9 macam Shodaqoh itu..

Macam-Macam Shadaqah

Rasulullah saw. dalam hadits di atas menjelaskan tentang cakupan shadaqah yang begitu luas, sebagai jawaban atas kegundahan hati para sahabatnya yang tidak mampu secara maksimal bershadaqah dengan hartanya, karena mereka bukanlah orang yang termasuk banyak hartanya. Lalu Rasulullah saw. menjelaskan bahwa shadaqah mencakup:

1. Tasbih, Tahlil dan Tahmid

Rasulullah saw. menggambarkan pada awal penjelasannya tentang shadaqah bahwa setiap tasbih, tahlil dan tahmid adalah shadaqah. Oleh karenanya mereka ‘diminta’ untuk memperbanyak tasbih, tahlil dan tahmid, atau bahkan dzikir-dzikir lainnya. Karena semua dzikir tersebut akan bernilai ibadah di sisi Allah swt. Dalam riwayat lain digambarkan:

Dari Aisyah ra, bahwasanya Rasulullah saw. berkata, “Bahwasanya diciptakan dari setiap anak cucu Adam tiga ratus enam puluh persendian. Maka barang siapa yang bertakbir, bertahmid, bertasbih, beristighfar, menyingkirkan batu, duri atau tulang dari jalan, amar ma’ruf nahi mungkar, maka akan dihitung sejumlah tiga ratus enam puluh persendian. Dan ia sedang berjalan pada hari itu, sedangkan ia dibebaskan dirinya dari api neraka.” (HR. Muslim)

2. Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Lanjutkan membaca ‘9 macam Shodaqoh itu..’




April 2018
S S R K J S M
« Agu    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
Iklan